Senin, 09/07/2012 11:57 WIB |
Kain Tenun Pinawetengan
Thomas Sigar PD Fashion Show di Desa Terpencil
Oleh : Gracey Wakary
Koleksi gaun santai dari Kain Pinawetengan
Foto : Ghiboo (Gracey Wakary)
Ghiboo.com - Thomas Sigar, dikenal sebagai salah satu perancang busana kenamaan Ibu kota yang sudah malang melintang di kancah Internasional.
Namun siapa yang mengira jika salah satu maestro kain Indonesia ini memilih lapangan terbuka sebagai arena fashion show, memamerkan hasil karyanya kali ini.
Seperti yang dilakukannya pada Sabtu (07/07) lalu, di Desa Tompaso Kabupaten Minahasa, beberapa rancangan eksklusifnya yang terbuat dari bahan kain tenun ikat Pinawetengan, ikut disertakan sebagai bagian dari Festival Adat Watu Pinawetengan yang dipusatkan di Pa Dior Desa Tompaso.
Walau begitu, para model mengaku tak kesulitan untuk memperagakan hasil karya Thoma,di lapangan terbuka yang ada di arena Festival Adat,, di desa yang letaknya sekitar 45 Km dari Ibukota Sulawesi Utara, Manado.
"Ini bukan yang pertama saya lakukan disini, saya sengaja memamerkan kain tenun ini karena asal kain Pinawetengan adalah dari Desa Tompaso. Dan kain ini dibuat disini oleh tangan-tangan para wanita desa ini," tutur Thomas.
Bagi Thomas, Kain tenun Pinawetengan memiliki ke khasan tersendiri dibanding dengan tenun lainnya di Nusantara.
Untuk itu pria berdarah Kawanua ini bersama Ketua Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara DR Benny Mamoto SH MSi berusaha memacu kreativitas warga Desa Tompaso untuk tetap berkarya, menghasilkan tenun Pinawetengan yang berkualitas
Saya ingin masyarakat sini juga bangga dengan kain ini, tambahnya.
Dalam fashion show kali ini, Thomas Sigar berhasil menjadikan kain tenun ini menjadi bahan jadi yang cantik dengan sentuhan chic, walau tetap mempertahankan kekakuan warna kain Pinawetengan.
Mau berdiskusi mengenai topik - topik terkini klik saja di
Forum ghiboo